
DUMAI — Terus berinovasi dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Unit Dumai atau Kilang Pertamina Dumai kembali menghadirkan langkah inovatif pada program CSR dengan memberikan pelatihan cuci sepatu kepada kelompok Barter Jaya yang menjalankan binatu usaha Green Laundry.
Upaya ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan, menjangkau lebih luas potensi layanan usaha, dan mempekuat kemandirian ekonomi kelompok yang dulunya aktif berprofesi sebagai nelayan ‘Ngokang’.
Program ini menjadi terobosan baru dalam memperluas kapasitas usaha program Green Laundry agar semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar yang terus berkembang. Pelatihan ini menggandeng Zyqro Milid Fomandes, pemilik salah satu pemilik layanan jasa cuci sepatu di Kota Dumai sebagai fasilitator.
Dalam pelatihan ini, mereka tak hanya dibekali soal teknik pencucian sepatu, tetapi juga wawasan yang komprehensif. Melainkan juga materi seputar pengenalan jenis dan bahan sepatu, bagian-bagian yang memerlukan perhatian khusus seperti midsole, insole, dan outsole, hingga praktik layanan fast clean, deep clean, unyellowing, serta teknik repaint dan reglue.
“Kita kasih pemahaman kepada bapak-ibu kelompok green laundry ini kenapa jasa cuci sepatu itu penting dan punya potensi pasar untuk sekarang. Kita juga jelaskan bahwa setiap bahan sepatu membutuhkan cara perawatan berbeda, termasuk bagaimana menampilkan daya jual yang menarik dalam bisnis jasa sepatu,” ujar
Zyqro Milid Fomandes.
Zyqro menambahkan, pelatihan ini juga sejalan dengan nilai usaha Green Laundry yang menekankan prinsip ramah lingkungan. “Layanan cuci sepatu ini mendukung gaya hidup berkelanjutan karena membantu mengurangi limbah fashion dan memperpanjang usia pakai sepatu. Perawatan rutin dapat mencegah kerusakan bahan, lem, maupun sol sepatu,” tambahnya.

Area Manager Communication, Relations, & CSR PT KPI RU II Dumai Agustiawan mengatakan pelatihan ini diberikan sebagai bentuk komitmen dan dukungan perusahaan dalam pengembangan program-program TJSL yang sudah berjalan serta mendorong geliat ekonomi masyarakat, khususnya yang tergabung sebagai mitra binaan program.
“Pelatihan ini merupakan langkah strategis yang kami rancang sebagai upaya meningkatkan kapasitas kelompok sekaligus pendapatan para pelaku green laundry agar dapat memperoleh kemampuan baru dan layanan usahanya mereka lebih beragam,”ujar Agustiawan.
Inisiatif tersebut juga hadir untuk mendorong inklusivitas program CSR yang telah berjalan pada program Green Laundry, khususnya dalam memperkuat dampak sosial dan ekonomi. Pelatihan ini juga diberikan agar Green Laundry semakin dikenal, dan manfaatnya juga semakin luas dirasakan oleh masyarakat.
Agustiawan menambahkan, pelatihan ini juga menjadi wujud nyata implementasi dukungan Kilang Pertamina Dumai terhadap penguatan ekonomi masyarakat, termasuk anggota keluarga kelompok binaan yang ingin berwirausaha. Inisiatif ini diwujudkan melalui pembentukan Koperasi Barter Jaya Maju.
“Untuk mendukung layanan usaha Green Laundry di Kota Dumai agar semakin luas dan berdaya saing. Per September 2025 kemarin izinnya juga sudah keluar dari Dinas Koperasi. Dengan adanya koperasi yang berbadan hukum ini, harapan kami mereka dapat lebih mudah mengembangkan usahanya serta memperkuat tata kelola usaha agar semakin mandiri dan berkelanjutan,” jelas Agustiawan.
Program Green Laundry merupakan salah satu sub-program CSR Kilang Pertamina Dumai dibawah payung program Bedelau Minapolitan. Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian Perusahaan dalam pemberdayaan daerah tepi laut dan masyarakat pesisir di Kota Dumai. Program Green Laundry sendiri saat ini beranggotakan 10 orang bapak-bapak yang dulunya berprofesi sebagai nelayan “ngokang’, dan sebagai alternatif pekerjaan yang lebih aman.
Disebut ramah lingkungan karena Green Laundry menggunakan sabun deterjen alami berbahan dasar rumput teki yang diproduksi sendiri oleh kelompok Barter Jaya. Inovasi sabun alami ini menjadi salah satu produk unggulan Green Laundry sekaligus menjadi daya tarik yang berbeda dari layanan laundry lainnya di Kota Dumai.
Melalui Green Laundry, kini pendapatan mereka meningkat pesat hingga Rp8-9 juta per bulan dari awalnya, penghasilan per orang hanya sekitar Rp200 ribu per bulan, dengan pendapatan kelompok sekitar Rp2 jutaan.
Safrizal, salah satu anggota kelompok Barter Jaya, mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat dalam memperkaya wawasan dan membuka peluang usaha baru. “Kami berterima kasih kepada Kilang Pertamina Dumai. Pelatihan ini membuka pandangan kami bahwa cuci sepatu ternyata punya pasar besar dan bisa jadi tambahan layanan di Green Laundry. Ini tentu sangat membantu meningkatkan penghasilan kami,” ujarnya.
Keberhasilan program Green Laundry menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dapat menghadirkan solusi ekonomi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Inisiatif ini turut menjadi wujud nyata dukungan Kilang Pertamina Dumai terhadap capaian agenda Global Sustainable Development Goals (SDG’s), khususnya terkait mengakhiri kemiskinan dan kesempatan kerja produktif yang inklusif dan berkelanjutan.***
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Optimalkan Penyaluran BBM, Penuhi Kebutuhan Masyarakat Riau Kamis, 6 Agustus 2026 | 22:15:23 WIB |
Gerak Cepat Patra Niaga Sumbagut Salurkan Bantuan Masyarakat Terdampak Bencana Banjir di Padang Kamis, 6 Agustus 2026 | 20:36:18 WIB |
Kembangkan Pisang Cavendis di Pulau Birandang, Bupati Ahmad Yuzar Apresiasi Inisiatif Jefri Noer Selasa, 4 Agustus 2026 | 07:28:28 WIB |
Pastikan Keandalan Layanan SPBU Bersama Komisaris dan Direksi Pertamina Patra Niaga Jumat, 31 Juli 2026 | 12:00:00 WIB |
Umpan Serak Gaya Ali Riza Pahlevi Kandidat Dirut Jamkrida Riau Senin, 27 Juli 2026 | 17:31:53 WIB |
Patra Niaga Sumbagut Pastikan Pasokan BBM Tetap Terjaga di Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau Senin, 20 Juli 2026 | 20:00:00 WIB |
Mulai 14 Juli 2026, Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga Bright Gas di Regional Sumbagut Senin, 20 Juli 2026 | 18:00:00 WIB |
Perkuat Edukasi Lingkungan Melalui Program SEKAR di Kawasan Pesisir Medan Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:00:00 WIB |
Distribusi BBM di Sumatera Utara Semakin Membaik, Patra Niaga Pastikan Pasokan Aman Jumat, 17 Juli 2026 | 12:00:00 WIB |
Percepat Normalisasi Distribusi BBM di Sumatera Utara, Terminal BBM dan SPBU 24 Jam Dioperasikan Kamis, 16 Juli 2026 | 12:00:00 WIB |
Perpustakaan Soeman HS Masih Menjadi Pilihan Favorit Mahasiswa Selama Ramadhan Jumat, 27 Februari 2026 | 14:55:54 WIB |
Pimpin Konsolidasi Perdana DPP IPP, Muflihun Tegaskan Komitmen dan Program Strategis untuk Pekanbaru Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:43:00 WIB |
Kukuhkan Muflihun Sebagai Ketua Umum, Plt Gubri Tegaskan Ikatan Putera Pekanbaru Mitra Strategis Pembangunan Minggu, 8 Februari 2026 | 14:21:14 WIB |
Kenduri Anak Pekan Meriahkan Pelantikan IPP 2025–2030, Hadirkan Ragam Budaya dan Hiburan Gratis untuk Warga Pekanbaru Jumat, 6 Februari 2026 | 10:15:29 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terus Perkuat Distribusi BBM di Sumatera Utara Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00:00 WIB |
Karmila Sari: Guru dan Dosen Harus Jadi Prioritas dalam RUU Sisdiknas Kamis, 9 Juli 2026 | 16:40:39 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Fondasi Bisnis UMKM untuk Menembus Pasar Global Rabu, 1 Juli 2026 | 23:00:00 WIB |
Patra Niaga Sumbagut Dukung Industri Olahraga Otomotif melalui Pertamax Turbo Aspira Premio MotoPrix Rabu, 1 Juli 2026 | 11:00:00 WIB |
Bersama GESID Halal Center, Patra Niaga Sumbagut Perkuat Ekosistem Halal Berkelanjutan Selasa, 30 Juni 2026 | 22:00:00 WIB |
Tebar Kepedulian bagi Anak Yatim, Duafa dan Disabilitas, Pertamina Berkah Hadir di Lima Provinsi Jumat, 19 Juni 2026 | 21:00:00 WIB |
SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional Kamis, 11 Juni 2026 | 11:00:00 WIB |
Tingkatkan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Melalui Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat SPBU di Aceh Besar Rabu, 10 Juni 2026 | 20:00:00 WIB |
Pertamina Patra Niaga IT Teluk Kabung Lakukan Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Pasumpahan Sabtu, 6 Juni 2026 | 19:00:00 WIB |
Komut dan Direktur Kelembagaan & Kepatuhan Patra Niaga Turun Langsung Kamis, 4 Juni 2026 | 12:00:00 WIB |
Jaring Aspirasi Warga RW 11, Hamdani Diminta Perjuangkan Pencegahan Banjir di Jalan Puyuh Mas Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:38:43 WIB |
Remaja Bernegara NasDem 2026 Dibuka, Latih Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:32:00 WIB |
Membludak! 389 Remaja Daftarkan Diri Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau, 6 Dari Luar Riau. Rabu, 11 Februari 2026 | 05:57:02 WIB |
Ahmad Doli Kurnia Figur Tepat Menjadi PLT Ketua DPD I Partai Golkar Riau Senin, 3 November 2025 | 13:31:11 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Optimalkan Penyaluran BBM, Penuhi Kebutuhan Masyarakat Riau Kamis, 6 Agustus 2026 | 22:15:23 WIB |
Gerak Cepat Patra Niaga Sumbagut Salurkan Bantuan Masyarakat Terdampak Bencana Banjir di Padang Kamis, 6 Agustus 2026 | 20:36:18 WIB |
Kembangkan Pisang Cavendis di Pulau Birandang, Bupati Ahmad Yuzar Apresiasi Inisiatif Jefri Noer Selasa, 4 Agustus 2026 | 07:28:28 WIB |
Pastikan Keandalan Layanan SPBU Bersama Komisaris dan Direksi Pertamina Patra Niaga Jumat, 31 Juli 2026 | 12:00:00 WIB |
Marwas: Suruh Aja Orang Agrinas Tu Panggil CV Tiga Bintang Sinergi Jumat, 13 Maret 2026 | 15:20:25 WIB |
Ketika di Klarifikasi, Pimpinan BRI Yang Bersangkutan Justru Telah Dimutasi ke Wilayah Lain Selasa, 3 Maret 2026 | 13:57:09 WIB |
Pengucuran Kredit Bank BRI Ke Kelompok Tani di Pelalawan Sarat Kejanggalan Selasa, 24 Februari 2026 | 11:43:44 WIB |
PKS PAS Sitaan Satgas PKH Dijual, APHI Desak Kejagung Usut dan Tangkap Djohor Judin Sabtu, 17 Januari 2026 | 10:31:52 WIB |
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital dan Implementasi Kebijakan Media (BEJO'S) Bagi ASN-TNI-POLRI Kamis, 20 November 2025 | 11:00:47 WIB |
Program SIGAP Bentuk ASN Yang Tangguh dan Profesional Jumat, 14 November 2025 | 10:25:44 WIB |
Tiga Angkatan Sekaligus, Balai Pelatihan SDM Pencarian dan Pertolongan Buka Diklat Dasar SAR Jumat, 17 Oktober 2025 | 19:06:54 WIB |
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:45:44 WIB |
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:45:44 WIB |
16.000 Warga Palestina Jadi Korban, WHO Tegaskan Kondisi di Gaza Semakin Memburuk Setiap Jamnya Rabu, 6 Desember 2023 | 10:26:13 WIB |
Tolak Hamas Berkuasa di Gaza, Wakil Presiden Amerika Kritisi Banyaknya Warga Palestina Yang Tewas Senin, 4 Desember 2023 | 09:44:39 WIB |
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata Kamis, 30 November 2023 | 13:41:36 WIB |
Batalkan Musorprov, KONI Pusat Perpanjang Masa Jabatan Pengurus KONI Riau hingga September 2026 Selasa, 17 Maret 2026 | 14:04:01 WIB |
Tiga Anggota TPP Labrak Aturan dan Arahan KONI Pusat, Fahmi: Tindakan Mereka Ilegal!!! Kamis, 26 Februari 2026 | 14:05:07 WIB |
Kantongi Dukungan Tiga KONI, Rahmad Aidil Fitra - Ketua Umum HAPKIDO Riau Siap Pimpin KONI Riau Senin, 15 Desember 2025 | 08:50:20 WIB |
Tampil Tanpa Target, SSB All Stars U13 Tambah Menit Bermain Pemain Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:57:00 WIB |

DUMAI — Terus berinovasi dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Unit Dumai atau Kilang Pertamina Dumai kembali menghadirkan langkah inovatif pada program CSR dengan memberikan pelatihan cuci sepatu kepada kelompok Barter Jaya yang menjalankan binatu usaha Green Laundry.
Upaya ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan, menjangkau lebih luas potensi layanan usaha, dan mempekuat kemandirian ekonomi kelompok yang dulunya aktif berprofesi sebagai nelayan ‘Ngokang’.
Program ini menjadi terobosan baru dalam memperluas kapasitas usaha program Green Laundry agar semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar yang terus berkembang. Pelatihan ini menggandeng Zyqro Milid Fomandes, pemilik salah satu pemilik layanan jasa cuci sepatu di Kota Dumai sebagai fasilitator.
Dalam pelatihan ini, mereka tak hanya dibekali soal teknik pencucian sepatu, tetapi juga wawasan yang komprehensif. Melainkan juga materi seputar pengenalan jenis dan bahan sepatu, bagian-bagian yang memerlukan perhatian khusus seperti midsole, insole, dan outsole, hingga praktik layanan fast clean, deep clean, unyellowing, serta teknik repaint dan reglue.
“Kita kasih pemahaman kepada bapak-ibu kelompok green laundry ini kenapa jasa cuci sepatu itu penting dan punya potensi pasar untuk sekarang. Kita juga jelaskan bahwa setiap bahan sepatu membutuhkan cara perawatan berbeda, termasuk bagaimana menampilkan daya jual yang menarik dalam bisnis jasa sepatu,” ujar
Zyqro Milid Fomandes.
Zyqro menambahkan, pelatihan ini juga sejalan dengan nilai usaha Green Laundry yang menekankan prinsip ramah lingkungan. “Layanan cuci sepatu ini mendukung gaya hidup berkelanjutan karena membantu mengurangi limbah fashion dan memperpanjang usia pakai sepatu. Perawatan rutin dapat mencegah kerusakan bahan, lem, maupun sol sepatu,” tambahnya.

Area Manager Communication, Relations, & CSR PT KPI RU II Dumai Agustiawan mengatakan pelatihan ini diberikan sebagai bentuk komitmen dan dukungan perusahaan dalam pengembangan program-program TJSL yang sudah berjalan serta mendorong geliat ekonomi masyarakat, khususnya yang tergabung sebagai mitra binaan program.
“Pelatihan ini merupakan langkah strategis yang kami rancang sebagai upaya meningkatkan kapasitas kelompok sekaligus pendapatan para pelaku green laundry agar dapat memperoleh kemampuan baru dan layanan usahanya mereka lebih beragam,”ujar Agustiawan.
Inisiatif tersebut juga hadir untuk mendorong inklusivitas program CSR yang telah berjalan pada program Green Laundry, khususnya dalam memperkuat dampak sosial dan ekonomi. Pelatihan ini juga diberikan agar Green Laundry semakin dikenal, dan manfaatnya juga semakin luas dirasakan oleh masyarakat.
Agustiawan menambahkan, pelatihan ini juga menjadi wujud nyata implementasi dukungan Kilang Pertamina Dumai terhadap penguatan ekonomi masyarakat, termasuk anggota keluarga kelompok binaan yang ingin berwirausaha. Inisiatif ini diwujudkan melalui pembentukan Koperasi Barter Jaya Maju.
“Untuk mendukung layanan usaha Green Laundry di Kota Dumai agar semakin luas dan berdaya saing. Per September 2025 kemarin izinnya juga sudah keluar dari Dinas Koperasi. Dengan adanya koperasi yang berbadan hukum ini, harapan kami mereka dapat lebih mudah mengembangkan usahanya serta memperkuat tata kelola usaha agar semakin mandiri dan berkelanjutan,” jelas Agustiawan.
Program Green Laundry merupakan salah satu sub-program CSR Kilang Pertamina Dumai dibawah payung program Bedelau Minapolitan. Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian Perusahaan dalam pemberdayaan daerah tepi laut dan masyarakat pesisir di Kota Dumai. Program Green Laundry sendiri saat ini beranggotakan 10 orang bapak-bapak yang dulunya berprofesi sebagai nelayan “ngokang’, dan sebagai alternatif pekerjaan yang lebih aman.
Disebut ramah lingkungan karena Green Laundry menggunakan sabun deterjen alami berbahan dasar rumput teki yang diproduksi sendiri oleh kelompok Barter Jaya. Inovasi sabun alami ini menjadi salah satu produk unggulan Green Laundry sekaligus menjadi daya tarik yang berbeda dari layanan laundry lainnya di Kota Dumai.
Melalui Green Laundry, kini pendapatan mereka meningkat pesat hingga Rp8-9 juta per bulan dari awalnya, penghasilan per orang hanya sekitar Rp200 ribu per bulan, dengan pendapatan kelompok sekitar Rp2 jutaan.
Safrizal, salah satu anggota kelompok Barter Jaya, mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat dalam memperkaya wawasan dan membuka peluang usaha baru. “Kami berterima kasih kepada Kilang Pertamina Dumai. Pelatihan ini membuka pandangan kami bahwa cuci sepatu ternyata punya pasar besar dan bisa jadi tambahan layanan di Green Laundry. Ini tentu sangat membantu meningkatkan penghasilan kami,” ujarnya.
Keberhasilan program Green Laundry menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dapat menghadirkan solusi ekonomi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Inisiatif ini turut menjadi wujud nyata dukungan Kilang Pertamina Dumai terhadap capaian agenda Global Sustainable Development Goals (SDG’s), khususnya terkait mengakhiri kemiskinan dan kesempatan kerja produktif yang inklusif dan berkelanjutan.***
Bupati Kampar Ahmad Yuzar melakukan penanaman bibit pisang Cavendish sekaligus memanen hasil.
| Karmila Sari: Guru dan Dosen Harus Jadi Prioritas dalam RUU Sisdiknas | Karmila Sari Fokus Pendidikan Wilayah 3T, Bersama Bupati Rohil Usulkan Sekolah Garuda ke Pemerintah Pusat |